Karyawan/Pegawai Bank Mandiri Tabu Untuk Berhutang
Dalam salah satu pidatonya, Agus Martowardojo berpesan kepada insan pegawai Bank Mandiri bahwa tabu bagi pegawai bank Mandiri terbelit permasalahan keuangan, sebab pegawai bank harus profesional dalam mengelola keuangan.
Jadi, dapat dipastikan bahwa seluruh pegawai Bank Mandiri tidak ada yang mempunyai :
1. Kartu Kredit
2. Pinjaman/Kredit (rumah, motor, mobil, alat elektronik, handphone)
3. Hutang (Hutang ke Sekolah, Tetangga)
Jika ada pegawai Bank Mandiri yang mempunyai salah satu dari tiga di atas, maka pegawai tersebut telah melakukan sesuatu hal yang tabu.
Apakah ini berarti bahwa seluruh pegawai Bank Mandiri mempunyai harta dengan cara membeli cash alias kontan?
Atau barangkali Direktur Utama beranggapan bahwa gaji pegawai di seluruh lapisan sudah mencukupi kebutuhannya tanpa melihat aspek lain sehingga tidak perlu sampai berhutang.



Apa Agus Marto nggk klo gaji pelaksana di bank yang katanya terbesar dan terpecaya itu jauh dari CUKUP untuk biaya HIDUP yang saat ini makin sulit, AGUS MARTO nggak usah SOMBONG lah
Jambronk
September 3, 2008
Waduh,kl Bpk DIRUT berani berkata begitu, berarti bpk jg berani utk melepaskan semua fasilitas yg diterima dari Bank Mandiri..Tidak ada sopir dari kantor,hny sopir yg digaji pribadi lsg.Tdk ada tunjangan utilities…yang ada hanya gaji n tunjangan kesehatan tho…Pak,lebih baik Bapak memberikan contoh langsung daripada Bapak hanya memberikan perintah/perkataan…….Hayo,Apa Bapak dan jajaran direksi berikut anak buah Bpk di level manajemen berani terima tantangan ini??…..Jadi sama-sama fair posisi Manajemen dan pegawai…sama2 hny terima gaji dari Mandiri.
Pegawai Mandiri
September 17, 2008